Lingkungan

Wali Kota Minta Lapak Pedagang Kuliner di Kawasan Tugu “Tulang Ikan” Ditata

TERNATE, OT – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk menjadikan kawasan utara kota sebagai pusat ekonomi baru yang digaungkan Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, telah dimulai dengan peresmian ruang tunggu pelabuhan Sultan Mudafar Syah II dan terminal Dufa Dufa.

Saat meresmikan ruang tunggu pelabuhan Sultan Mudafar Syah II dan terminal Dufa Dufa, Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman meminta Dinas Koperasi dan UMKM agar menata atau merevitalisasi kawasan kuliner khas Maluku Utara di sepanjang jalur pantai Dufa Dufa atau lebih dikenal dengan kawasan tugu “Tulang Ikan”

Orang nomor satu di jajaran Pemkot Ternate itu mengatakan, pemerintah melalui visi misi “Mandiri dan Berkeadilan” (Andalan), akan menjadikan kawasan utara kota sebagai pusat ekonomi baru yang terus dikembangkan.

Menurutnya. wilayah utara akan dikembangkan, karena memiliki potensi dan dukungan infrastuktur terutama di sekitar pelabuhan Sultan Mudafar Syah II.

“Tentu ini menjadi perhatian kita, pusat ekonomi tidak hanya bertumpu di tengah dan selatan, tetapi juga di utara, barat, pulau bahkan Batang Dua, Hiri dan Moti kita terus kembangkan,” kata Wali Kota.

Khusus di wilayah utara, setelah pelabuhan Sultan Mudafar Syah II dan terminal Dufa Dufa beroperasi, Pemkot Ternate melalui Dinas Koperasi dan UKM akan menata kawasan kuliner terutama di depan tugu tulang Ikan atau sepanjang pantai Dufa Dufa.

“Kawasan itu akan direvitalisasi kembali untuk para pedagang kuliner khas Maluku Utara yang sering berjualan pisang goreng, air guraka dan kuliner lainnya,” kata Wali Kota.

Revitalisasi ini dimaksudkan agar daerah pelabuhan terintegrasi hingga Dufa Dufa tanjung dan tugu Tulang Ikan ini menjadi satu kawasan ekonomi baru yang tumbuh berkembang, sebagai kekuatan ekonomi Kota Ternate,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ternate Hadi Hairuddin mengatakan, pengembangan kawasan ekonomi baru di utara kota, khususnya di sepanjang pantai Dufa Dufa akan menjadi atensi serius Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate.

Meski demikian, pihaknya membutuhkan data pendukung termasuk lahan sepanjang pantai Dufa Dufa untuk disampaikan ke Kementerian Koperasi dan UMKM agar mendapat perhatian seperti halnya pembangunan di belakang Jatiland Mall.

Hadi memastikan dalam waktu dekat akan melakukan pendataan di kawasan tersebut sebagai data pemdukung yang nantinya diajukan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM.

“Yang terpenting kita memiliki data-data pendukung, makanya kita akan cek lokasi dulu, setelah datanya ada, kita langsung ajukan ke Kementerian untuk membantu anggaran juga,” tutupnya.

Sumber: IndoTimur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *