TERNATE – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, resmi melepas jemaah calon haji Provinsi Maluku Utara dalam sebuah upacara khidmat di Asrama Haji Transit Kanwil Kementerian Agama pada Selasa (28/4). Acara pelepasan ditandai secara simbolis dengan pemukulan beduk oleh Wakil Gubernur bersama jajaran Forkopimda dan penyerahan pataka kepada ketua rombongan.
Dalam sambutannya, Sarbin Sehe menekankan bahwa perubahan kebijakan kuota haji yang dilakukan pemerintah setiap tahunnya merupakan upaya untuk menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah.
“Kebijakan ini diambil dengan tujuan agar seluruh jemaah mendapatkan layanan yang terbaik. Meskipun terjadi pengurangan kuota, ini harus dimaknai sebagai semangat keadilan sosial yang dilakukan pemerintah,” ujar Sarbin di hadapan ratusan jemaah.
Wagub juga mengingatkan para tamu Allah agar disiplin menjaga kondisi fisik dan aturan ibadah selama di Tanah Suci. Ia meminta jemaah untuk selalu mengikuti petunjuk medis dan menjaga kesucian ihram.
“Saya berharap agar kebersamaan dan kekompakan selalu dijaga, mulai dari berangkat hingga tiba kembali ke tanah air. Jagalah ihram dengan baik, karena jika tidak dijaga, maka ibadah haji juga bisa terganggu,” pesannya.
Kepada para petugas PPIHD maupun petugas kloter, Sarbin memberikan instruksi tegas agar memberikan perlindungan dan pelayanan yang maksimal.
“Saya ingatkan petugas untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Layani mereka dengan sepenuh hati dan jiwa,” tegas Wagub.
Pada kesempatan yang sama, Kakanwil Kementerian Agama Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahib, memaparkan rincian keberangkatan jemaah yang terbagi dalam dua kelompok terbang.
“Kloter 13 berjumlah 380 orang, sedangkan kloter 15 sebanyak 377 orang,” jelas Zaber dalam laporannya.
Zaber juga merinci sebaran jemaah dari berbagai kabupaten dan kota, di antaranya Ternate sebanyak 568 orang, Tidore 114 orang, Halmahera Barat 19 orang, Halmahera Utara 17 orang, Kepulauan Sula 16 orang, Halmahera Tengah 12 orang, Halmahera Timur 9 orang, Pulau Morotai 6 orang, Halmahera Selatan 2 orang, dan Pulau Taliabu 1 orang.
Jadwal keberangkatan menuju Embarkasi Makassar direncanakan mulai tanggal 29 April untuk Kloter 13 yang dibagi dalam dua jadwal penerbangan, yakni pukul 08.00 WIT dan 13.25 WIT. Sementara itu, jemaah yang tergabung dalam Kloter 15 dijadwalkan menyusul menuju Makassar pada tanggal 30 April.




