LABUHA – Program pemindahan warga Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Halmahera Selatan, ke kawasan hunian baru bernama Kawasi Baru terus menunjukkan kemajuan signifikan. Proyek inisiatif Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan dengan kolaborasi bersama Harita Nickel ini telah rampung sesuai target penyelesaian pada 2022.
Kawasi Baru dibangun sebagai bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pembangunannya mencakup 259 unit rumah berbagai tipe dan dilengkapi dengan fasilitas umum seperti sekolah dan kantor desa.
Sekretaris Desa Kawasi, Frans Datang, menyatakan bahwa mayoritas warga desa sudah pindah ke Kawasi Baru. Kawasan baru ini dinilai layak huni dan dilengkapi dengan sarana pendidikan, rumah ibadah, dan pusat ekonomi yang tertata rapi.
Sementara itu, sebagian besar pedagang kaki lima (PKL) masih bertahan di pemukiman lama. Frans menjelaskan bahwa saat ini, Pemerintah Desa sedang mendata para pedagang untuk dipindahkan ke bangunan pasar baru yang telah disiapkan oleh Harita Nickel.
“Saat ini kami dari Pemerintah Desa melakukan pendataan untuk pedagang kaki lima dan nantinya menempati bangunan pasar yang sudah disediakan dan itu ditata dengan baik sesuai harapan,” kata Frans pada Sabtu (16/8/2025).
Selain perumahan dan pasar, Harita Nickel juga menyediakan 400 unit kamar indekos untuk karyawan. Frans menambahkan bahwa lebih dari 100 kamar indekos telah diserahkan kepada warga Desa Kawasi. Sisanya akan didata untuk warga yang sebelumnya memiliki tempat usaha indekos sebagai bentuk ganti rugi.
Dengan rampungnya pembangunan dan terus berjalannya proses pemindahan, Kawasi Baru diharapkan dapat menjadi model pemukiman berkelanjutan yang memberikan kualitas hidup lebih baik bagi masyarakat.




