Bencana Alam

Tim Rescue NHM Gabung Operasi SAR, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi

TOBELO – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan terhadap korban erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara resmi berakhir. Seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat letusan mematikan pada Jumat (8/5) lalu, kini telah berhasil ditemukan dan dievakuasi menuju pos penanganan darurat.

Keberhasilan operasi ini merupakan buah dari sinergi intensif antara berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD Halmahera Utara, MAPALA, hingga relawan dan masyarakat setempat. Turut memperkuat barisan, tim Emergency Response Team (ERT) dari PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang telah dikerahkan ke lokasi sejak Sabtu (9/5).

Di bawah komando Zakaria Barham, tim rescue NHM yang beranggotakan Aristo Elly dan Fans Daniel Ambeua terjun langsung menyisir lereng gunung yang terdampak. Operasi kemanusiaan ini mencakup tugas-tugas kritis, mulai dari pelacakan dan pemetaan lokasi, penyisiran area berbahaya, hingga pemberian pertolongan pertama di medan yang ekstrem.

Proses evakuasi dilakukan di tengah tantangan medan yang terjal serta kondisi cuaca yang tidak menentu di sekitar puncak Dukono. Komandan Tim ERT NHM, Zakaria Barham, menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama di samping upaya percepatan pencarian.

“Di tengah medan yang ganas dan cuaca yang tak bersahabat, kami bersama tim SAR gabungan terus bergerak dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan. Kami berupaya menembus berbagai keterbatasan demi harapan dapat menemukan seluruh korban,” ujar Zakaria.

Upaya keras tim gabungan tersebut membuahkan hasil secara bertahap. Pada Sabtu (9/5), korban pertama atas nama Angel Krishela Pradita berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pencarian berlanjut hingga Minggu (10/5), di mana tim berhasil menemukan dua korban terakhir yang juga dalam kondisi meninggal dunia.

Dengan ditemukannya ketiga korban tersebut, seluruh daftar orang hilang akibat erupsi Dukono telah lengkap terdata. Keterlibatan aktif ERT NHM dalam operasi ini menunjukkan komitmen nyata perusahaan untuk bahu-membahu bersama pemerintah daerah dalam merespons bencana nasional.

Bagi pihak NHM, pengerahan sumber daya dan kapasitas penyelamatan ini bukan sekadar tugas korporat, melainkan bentuk tanggung jawab kemanusiaan terhadap wilayah tempat mereka beroperasi. Melalui kerja sama erat bersama aparat dan relawan, tim memastikan seluruh proses evakuasi berjalan hingga tuntas tanpa ada satu pun korban yang tertinggal.