SOFIFI — Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Waris Agono bersiap mengakhiri masa pengabdiannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara terhitung mulai 1 Mei 2026. Jenderal bintang dua yang mulai menjabat sejak Maret 2025 ini tercatat sebagai Kapolda ke-17 di Maluku Utara dengan masa tugas selama 1 tahun 1 bulan.
Selama masa kepemimpinannya, mantan Danpas Pelopor Korps Brimob Polri ini dikenal berani mengambil langkah-langkah strategis. Salah satu kebijakan paling monumental yang ia kawal adalah relokasi Markas Komando (Mako) Polda Maluku Utara dari Kota Ternate ke Ibu Kota Sofifi pada 1 September 2025.
Transformasi Infrastruktur dan Pelayanan
Meski sempat menjadi ruang diskusi publik, pemindahan Mako ke Sofifi berhasil direalisasikan dengan pembenahan fasilitas kantor yang memadai. Tak hanya itu, Irjen Waris juga meninggalkan warisan infrastruktur yang signifikan, di antaranya:
- Peresmian lapangan multifungsi dan lapangan tembak Sat Brimob di Sofifi.
- Pembangunan 12 unit rumah dinas tipe 45 di Aspol Polda Maluku Utara.
- Transformasi eks Mako Polda di Jalan Kapitan Pattimura, Ternate, menjadi Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat dan anggota.
- Peletakan batu pertama Gereja Oikumene di lingkungan Polda Sofifi serta pembangunan gereja pasca-konflik di Kecamatan Patani Barat.
Di luar pembangunan fisik, Irjen Waris dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Beberapa jejak pengabdiannya meliputi peresmian kampung adat di Desa Wangongira, pemberian bantuan fasilitas air bersih, hingga penyaluran logistik bencana di Halmahera Utara dan Barat.
Bahkan menjelang masa purna tugas, ia bersama Wakapolda Brigjen Pol Stephen M. Napiun masih turun langsung memastikan pemulihan kondisi pascakonflik di Patani Barat, Halmahera Tengah. Di wilayah tersebut, ia juga menghadirkan layanan pembuatan SIM gratis bagi masyarakat setempat sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah warga.
Pesan Pamit
Ditemui di ruang kerjanya pada Senin (27/4), Irjen Pol Waris Agono mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh elemen masyarakat di Bumi Moloku Kie Raha.
“Saya dan keluarga memohon pamit. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama, doa, dan dukungan yang luar biasa selama kami menjabat sebagai Kapolda. Maluku Utara akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup kami,” ujarnya dengan nada haru.
Setelah resmi melepaskan tongkat estafet kepemimpinan nanti, Irjen Waris berencana kembali ke kampung halaman untuk menikmati masa pensiun bersama keluarga tercinta. (red)



