{"id":2364,"date":"2025-10-15T16:18:56","date_gmt":"2025-10-15T07:18:56","guid":{"rendered":"https:\/\/malutpintar.com\/?p=2364"},"modified":"2025-10-15T16:18:57","modified_gmt":"2025-10-15T07:18:57","slug":"katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/","title":{"rendered":"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>TERNATE<\/strong> &#8211; Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara menyoroti adanya riak-riak dari kelompok tertentu yang mendesak perusahaan di Pulau Obi untuk membangun pelabuhan di Kawasi. <\/p>\n\n\n\n<p>Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim, menilai hal tersebut perlu dicermati secara proporsional. Menurutnya, penggunaan jasa transportasi speedboat oleh karyawan sudah sesuai dengan kebutuhan mereka dan tidak perlu dipermasalahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cRiak-riak itu harusnya lebih dicermati lagi. Karyawan berhak menggunakan jasa transportasi speedboat karena itu sudah sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini juga menunjukkan adanya fleksibilitas dan perhatian dari perusahaan terhadap kebutuhan mobilitas para pekerjanya,\u201d ujar Muhlis di Ternate, Selasa (14\/10).<\/p>\n\n\n\n<p>Muhlis menegaskan bahwa seharusnya yang mendapat perhatian publik justru adalah kontribusi perusahaan di wilayah operasionalnya, terutama dalam mendukung peningkatan akses transportasi bagi masyarakat. Salah satu contohnya adalah pembangunan Pelabuhan Panji Baru di Desa Kawasi Baru, Pulau Obi, Halmahera Selatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia yang telah berulang kali mengunjungi Kawasi menyatakan bahwa pembangunan pelabuhan tersebut menjadi bukti nyata dukungan perusahaan terhadap pengembangan infrastruktur masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPembangunan pelabuhan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap peningkatan akses transportasi masyarakat. Kehadiran pelabuhan mempermudah mobilisasi orang dan barang, yang pada gilirannya mendukung pertumbuhan ekonomi di Desa Kawasi dan sekitarnya,\u201d tandas Muhlis.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Muhlis menyebut langkah perusahaan dengan membangun Pelabuhan Panji Baru sebagai langkah positif yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa secara umum, perusahaan telah banyak memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKontribusi Harita untuk masyarakat itu sudah sangat banyak, dan hal ini perlu terus kita kawal dan dukung. Kami berharap perusahaan terus konsisten menjalankan komitmennya, terutama pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola pertambangan yang baik,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TERNATE &#8211; Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara menyoroti adanya riak-riak dari kelompok tertentu yang mendesak perusahaan di Pulau Obi untuk membangun pelabuhan di Kawasi. Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim, menilai hal tersebut perlu dicermati secara proporsional. Menurutnya, penggunaan jasa transportasi speedboat oleh karyawan sudah sesuai dengan kebutuhan mereka dan tidak perlu dipermasalahkan. \u201cRiak-riak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2365,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[600],"tags":[38,192,1195,1096,195],"class_list":["post-2364","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lingkungan","tag-harita-group","tag-harita-nickel","tag-katam","tag-perusahaan-tambang","tag-tambang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat - Malut Pintar | Berita Seputar Malut<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat - Malut Pintar | Berita Seputar Malut\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"TERNATE &#8211; Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara menyoroti adanya riak-riak dari kelompok tertentu yang mendesak perusahaan di Pulau Obi untuk membangun pelabuhan di Kawasi. Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim, menilai hal tersebut perlu dicermati secara proporsional. Menurutnya, penggunaan jasa transportasi speedboat oleh karyawan sudah sesuai dengan kebutuhan mereka dan tidak perlu dipermasalahkan. \u201cRiak-riak [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Malut Pintar | Berita Seputar Malut\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-15T07:18:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-15T07:18:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"405\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaksi MalutPin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaksi MalutPin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaksi MalutPin\",\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/#\/schema\/person\/7f42c887e620a8a3f59b033ca7588d29\"},\"headline\":\"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat\",\"datePublished\":\"2025-10-15T07:18:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-15T07:18:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/\"},\"wordCount\":272,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg\",\"keywords\":[\"Harita Group\",\"Harita Nickel\",\"KATAM\",\"Perusahaan tambang\",\"Tambang\"],\"articleSection\":[\"Lingkungan\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/\",\"url\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/\",\"name\":\"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat - Malut Pintar | Berita Seputar Malut\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-15T07:18:56+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-15T07:18:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/#\/schema\/person\/7f42c887e620a8a3f59b033ca7588d29\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg\",\"width\":720,\"height\":405},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/malutpintar.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/malutpintar.com\/\",\"name\":\"Malut Pintar | Berita Seputar Malut\",\"description\":\"Media Daerah Membangun Daerah\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/malutpintar.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/#\/schema\/person\/7f42c887e620a8a3f59b033ca7588d29\",\"name\":\"Redaksi MalutPin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/malutpintar.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/391ad03cde0d7e9de3cb7a68d1f462718f03302d09c2c17be01c23813e1d0c00?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/391ad03cde0d7e9de3cb7a68d1f462718f03302d09c2c17be01c23813e1d0c00?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaksi MalutPin\"},\"url\":\"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/author\/malutpin_redaksi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat - Malut Pintar | Berita Seputar Malut","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat - Malut Pintar | Berita Seputar Malut","og_description":"TERNATE &#8211; Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara menyoroti adanya riak-riak dari kelompok tertentu yang mendesak perusahaan di Pulau Obi untuk membangun pelabuhan di Kawasi. Koordinator KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim, menilai hal tersebut perlu dicermati secara proporsional. Menurutnya, penggunaan jasa transportasi speedboat oleh karyawan sudah sesuai dengan kebutuhan mereka dan tidak perlu dipermasalahkan. \u201cRiak-riak [&hellip;]","og_url":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/","og_site_name":"Malut Pintar | Berita Seputar Malut","article_published_time":"2025-10-15T07:18:56+00:00","article_modified_time":"2025-10-15T07:18:57+00:00","og_image":[{"width":720,"height":405,"url":"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaksi MalutPin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Redaksi MalutPin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/"},"author":{"name":"Redaksi MalutPin","@id":"https:\/\/malutpintar.com\/#\/schema\/person\/7f42c887e620a8a3f59b033ca7588d29"},"headline":"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat","datePublished":"2025-10-15T07:18:56+00:00","dateModified":"2025-10-15T07:18:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/"},"wordCount":272,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg","keywords":["Harita Group","Harita Nickel","KATAM","Perusahaan tambang","Tambang"],"articleSection":["Lingkungan"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/","url":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/","name":"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat - Malut Pintar | Berita Seputar Malut","isPartOf":{"@id":"https:\/\/malutpintar.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg","datePublished":"2025-10-15T07:18:56+00:00","dateModified":"2025-10-15T07:18:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/malutpintar.com\/#\/schema\/person\/7f42c887e620a8a3f59b033ca7588d29"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#primaryimage","url":"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg","contentUrl":"https:\/\/malutpintar.com\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/IMG-20251015-WA0028.jpg","width":720,"height":405},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/2025\/10\/15\/katam-nilai-kritik-soal-transportasi-di-kawasi-tidak-relevan-fokus-harus-pada-manfaat-untuk-masyarakat\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/malutpintar.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"KATAM Nilai Kritik Soal Transportasi di Kawasi Tidak Relevan, Fokus Harus pada Manfaat untuk Masyarakat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/malutpintar.com\/#website","url":"https:\/\/malutpintar.com\/","name":"Malut Pintar | Berita Seputar Malut","description":"Media Daerah Membangun Daerah","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/malutpintar.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/malutpintar.com\/#\/schema\/person\/7f42c887e620a8a3f59b033ca7588d29","name":"Redaksi MalutPin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/malutpintar.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/391ad03cde0d7e9de3cb7a68d1f462718f03302d09c2c17be01c23813e1d0c00?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/391ad03cde0d7e9de3cb7a68d1f462718f03302d09c2c17be01c23813e1d0c00?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaksi MalutPin"},"url":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/author\/malutpin_redaksi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2364"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2364\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2366,"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2364\/revisions\/2366"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/malutpintar.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}